<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Blog Artikel Bisnis, Motivasi dan Inspirasi</title>
	<atom:link href="http://www.mickdonald.com/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.mickdonald.com</link>
	<description>Sukses Dimulai Dari Impian</description>
	<lastBuildDate>Mon, 05 Mar 2012 19:09:49 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.2.1</generator>
		<item>
		<title>Mengintip Peluang Usaha Tabulampot Durian</title>
		<link>http://www.mickdonald.com/tabulampot-durian.html?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=tabulampot-durian</link>
		<comments>http://www.mickdonald.com/tabulampot-durian.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 05 Mar 2012 19:09:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mick</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pertanian]]></category>
		<category><![CDATA[durian]]></category>
		<category><![CDATA[tabulampot]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.mickdonald.com/?p=31</guid>
		<description><![CDATA[Selama ini Anda di kenal sebagai petani buah durian yang sukses. Hasil panen melimpah dan kualitas buah yang sudah tidak diragukan lagi mungkin sudah menempatkan Anda pada posisi seorang petani buah yang sukses. Pernahkah terpikir oleh Anda untuk mendapatkan penghasilan lain namun tidak harus meninggalkan bisnis durian Anda? Apa yang harus anda lakukan selain memasarkan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Selama ini Anda di kenal sebagai petani buah durian yang sukses. Hasil panen melimpah dan kualitas buah yang sudah tidak diragukan lagi mungkin sudah menempatkan Anda pada posisi seorang petani buah yang sukses. Pernahkah terpikir oleh Anda untuk mendapatkan penghasilan lain namun tidak harus meninggalkan bisnis durian Anda? Apa yang harus anda lakukan selain memasarkan hasil buah durian?<span id="more-31"></span></p>
<p>Saat ini sudah menjadi trend tersendiri dikalangan pencinta tanaman Tabulampot atau menanam buah dalam pot. Tabulampot ini menjadi solusi tersendiri bagi penghoby tanaman yangmemiliki keterbatasan lahan. Disamping itu, tabulampot selain betujuan untuk mendapatkan buah hasil panen tanamannya, dapat juga difungsikan sebagai “tanaman hias” penghijau dan penambah asri halaman rumah. Dan saat ini sudah banyak penggemarnya, ini berarti peluang usaha tersendiri untuk menjadikan tambulampot sebagai lahan bisnis Anda.</p>
<p>Kembali lagi ke buahdurian, sebagai usaha sampingan selain memasarkan hasil panen buah durian. Anda dapat mengembangkan usaha Anda dengan menjual bibit ataupun tanaman durian Anda dalam bentuk tabulampot durian. Bagi Anda yang sudah bergelut dalam usaha durian ataupun Anda yang ingin mengawali langkah untuk bisnis tabulampot durian ini, sebagai tahap awal berikut beberapa ulasan pertanyaan yang mungkin saja muncul seputar usaha tabulampot durian.</p>
<p>Seperti budidaya tanaman lain, iklim seperti apakah, serta berapakah suhu yang cocok dan ketinggian tempat yang optimum untuk mengembangkan tanaman durian?</p>
<p>Jawab : Tanaman durian tumbuh optimal di dataran rendah sampai ketinggian 600 meter dpl dan bersuhu 25-30oC. Daerah beriklim basah seperti Jakarta dan Bogor punsesuai untuk tanaman durian.</p>
<p>Berapakah jarak tanam ideal antar pohon untuk tanaman durian?</p>
<p>Jawab : Jarak tanam yanbaik 12 m X 12 m atau 10 m x 10 m tergantung pada varietasnya. Disamping itu lokasi budidaaya harus terbuka atau tanpa naungan.</p>
<p>Jenis pupukapakah yang perlu ditambahkan untuk meningkatkan kualitas buah durian?</p>
<p>Jawab : Andadapat menambahkan pupuk berkadar kalium tinggi seperti NPK 16-16-16 berwarna biru</p>
<p>Pada saat membuat tabulampot untuk keperluan usaha (dengantujuandijual) tempat apa yang dapat digunakan agar efisien dan bagaimana cara penanamannya?</p>
<p>Jawab: Sebagai tempat dapat digunakandrum. Pada saat menanam dalam drum, akar tidak perlu dibungkus karung plastik atau polibag. Pada bagian dasar drum letakan pecahan genting ataupun batu-batuan kecil untuk drainase. Polibag diperlukan bila bibit akan dijual supaya mudah mengangkkutnya dan tanaman tidak mudah layu. Ganjal drum dengan batu bata setinggi 20 cm, dengan tujuan agar akar tidak menembus tanah setelah keluar dari lubang dasar drum. Akar yang keluar drum akan kering dan mati terkena sinar matahari.</p>
<p>Apakah penggunaan drum sebagai tempat penanaman bibit durian akan berpengaruh terhadap kualitas pohon dan buah ?</p>
<p>Jawab : Pertumbuhan vegetatif tabulampot durian tidak terganggu. Sebagai media tanam, gunakan campuran tanah dan kompos matang dengan perbandingan 2:1. Untuk mengoptimalkan pertumbuhan gunakan kompos daun bambu.</p>
<p>Semoga uraian diatas dapat memberikan gambaran awal mengenai peluang usaha tabulampot durian.</p>
<p><em>(Source: binaukm.com)</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.mickdonald.com/tabulampot-durian.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Cara Mudah dan Murah Membuat ZPT Organik Sendiri</title>
		<link>http://www.mickdonald.com/membuat-zpt-organik.html?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=membuat-zpt-organik</link>
		<comments>http://www.mickdonald.com/membuat-zpt-organik.html#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 18 Feb 2012 06:59:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mick</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pertanian]]></category>
		<category><![CDATA[organik]]></category>
		<category><![CDATA[zpt]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.mickdonald.com/?p=28</guid>
		<description><![CDATA[Setelah pada beberapa posting saya yang lalu menyinggung masalah ZPT, kali ini saya coba share cara membuat ZPT organik dari bahan yang ada di sekeliling kita. Jadi jika selama ini anda yang ingin menggunakan ZPT namun terkendala dengan harganya yang mahal kini anda bisa membuat sendiri ZPT untuk tanaman anda. Oke kita mulai.. Persiapkan dulu [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Setelah pada beberapa posting saya yang lalu menyinggung masalah ZPT, kali ini saya coba share cara membuat ZPT organik dari bahan yang ada di sekeliling kita. Jadi jika selama ini anda yang ingin menggunakan ZPT namun terkendala dengan harganya yang mahal kini anda bisa membuat sendiri ZPT untuk tanaman anda.<span id="more-28"></span></p>
<p>Oke kita mulai.. Persiapkan dulu bahannya. Pertama, bagian dari tanaman yang akan kita buat ZPTnya. Kedua, microorganisme pengurai. Boleh pakai EM4 atau pakai MOL.</p>
<p>Contoh beberapa tanaman yang bisa digunakan untuk membuat Homon/ ZPT adalah:<br />
1. Untuk membuat Hormon/ ZPT auksin kita bisa gunakan tauge, bekicot atau keong mas.<br />
2. Untuk membuat Hormon/ ZPT giberelin kita bisa gunakan biji jagung dan rebung.<br />
3. Untuk membuat Hormon/ ZPT sitokinin kita bisa gunakan air kelapa dan bonggol pisang.</p>
<p>Langkah-langkah membuat ZPT organiknya adalah&#8230;. simak baik-baik yaa.. Pertama hancurkan dulu bagian tanaman yang sudah dipersiapkan sebelumnya. Boleh ditumbuk atau diblender. Tapi jangan dikunyah ya.. hi..hi..hi.. Selanjutnya campurkan bagian tanaman yang sudah hancur tersebut dengan air (boleh air sumur atau air sungai asal jangan air liur&#8230;). Perbandingannya 1 kg bagian tanaman dengan 1 liter air.</p>
<p>Selanjutnya tambahkan microorganisme pengurai kedalam campuran tadi, lalu diamkan selama 10 sampai dengan 15 hari. Setelah itu saring hasilnya dan ZPT organik anda siap digunakan </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.mickdonald.com/membuat-zpt-organik.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tubuh yang Sehat Harus Punya Ciri Dasar Ini</title>
		<link>http://www.mickdonald.com/tubuh-yang-sehat-harus-punya-ciri-dasar-ini.html?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=tubuh-yang-sehat-harus-punya-ciri-dasar-ini</link>
		<comments>http://www.mickdonald.com/tubuh-yang-sehat-harus-punya-ciri-dasar-ini.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 11 Sep 2011 06:59:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mick</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[sehat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.mickdonald.com/?p=26</guid>
		<description><![CDATA[Sehat atau tidaknya seseorang tidak bisa dilihat dari ukuran tubuh baik kurus atau gemuk. Ada ciri-ciri dasar dari seseorang yang memiliki tubuh sehat. Apa saja tandanya? Ukuran tubuh umumnya ditentukan oleh seberapa banyak kalori yang masuk dan keluar, jadi tidak bisa menjadi tanda apakah seseorang sehat atau tidak. Sedangkan tubuh yang sehat ditentukan oleh pola [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sehat atau tidaknya seseorang tidak bisa dilihat dari ukuran tubuh baik kurus atau gemuk. Ada ciri-ciri dasar dari seseorang yang memiliki tubuh sehat. Apa saja tandanya?</p>
<p>Ukuran tubuh umumnya ditentukan oleh seberapa banyak kalori yang masuk dan keluar, jadi tidak bisa menjadi tanda apakah seseorang sehat atau tidak. Sedangkan tubuh yang sehat ditentukan oleh pola makan yang tepat, aktivitas fisik dan pikiran yang tajam.<span id="more-26"></span></p>
<p>Berikut ini tanda-tanda yang dimiliki seseorang jika bertubuh sehat, seperti dikutip dari Livestrong, Sabtu (10/9/201) yaitu:</p>
<p>1. Tanda-tanda vital menunjukkan angka normal<br />
Saat tekanan darah, denyut nadi dan suhu tubuh diukur akan menunjukkan angka yang normal. Tubuh yang sehat umumnya memiliki tekanan darah sekitar 120/80 mmHg, pernapasan sekitar 12-18 napas per menit, denyut nadi antara 60-80 per menit serta suhu tubuh antara 36-37 derajat celsius.</p>
<p>2. Punya energi yang cukup untuk melakukan tugas harian<br />
Tubuh yang sehat akan membantu seseorang mempertahankan tingkat energinya. Ketika seseorang mendapatkan nutrisi yang tepat, cukup tidur dan berolahraga secara teratur maka tubuh akan memiliki energi yang cukup untuk melakukan semua tugas sehari-hari.</p>
<p>Sedangkan masalah yang biasa muncul seperti kelelahan biasanya disebabkan oleh kondisi tubuh yang kurang tidur, sedangkan perubahan tingkat energi yang terjadi secara mendadak sebaiknya dikonsultasikan dengan dokter untuk mencaritahu penyebabnya.</p>
<p>3. Kondisi kulit, rambut dan kuku<br />
Beberapa tanda kesehatan kadang bisa terlihat dari kulit, rambut dan juga kuku. Hal ini karena masing-masing bagian tubuh ini membutuhkan tingkat nutrisi seperti protein dan zat besi yang tinggi agar bekerja secara optimal.</p>
<p>Jika asupan nutrisinya kurang maka kulit akan terlihat kusam dan kotor, kuku menjadi rapuh atau mudah patah dan rambut rentan mengalami kerusakan atau rontok. Jika melihat kondisi tersebut cobalah memperhatikan pola makan yang dijalani.</p>
<p>4. Memiliki pemikiran yang tajam<br />
Tubuh yang sehat akan membuat pikiran menjadi tajam. Ketika tubuh mendapatkan asupan dan pola hidup yang tepat maka otak akan bekerja lebih baik karena keduanya sangat berhubungan.</p>
<p>Antioksidan, vitamin dan mineral bisa membantu menjaga jaringan otak tetap sehat, sedangkan olahraga dna aktivitas fisik membantu memperlambat penurunan mental karena meningkatkan aliran darah ke otak.</p>
<p><em>Sumber: detikhealth.com</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.mickdonald.com/tubuh-yang-sehat-harus-punya-ciri-dasar-ini.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Istirahatkan Otak 20 Menit Untuk Mengingat Sesuatu yang Lupa</title>
		<link>http://www.mickdonald.com/istirahatkan-otak-20-menit-untuk-mengingat-sesuatu-yang-lupa.html?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=istirahatkan-otak-20-menit-untuk-mengingat-sesuatu-yang-lupa</link>
		<comments>http://www.mickdonald.com/istirahatkan-otak-20-menit-untuk-mengingat-sesuatu-yang-lupa.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 11 Sep 2011 06:58:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mick</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[otak]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.mickdonald.com/?p=24</guid>
		<description><![CDATA[Pada kondisi tertentu orang menjadi lupa apa yang harus dikerjakan atau ingin mengambil sesuatu. Jika mengalami hal tersebut cobalah beri waktu bagi otak untuk istirahat selama 20 menit. Berdasarkan studi yang dilaporkan dalam Nature Neuroscience, ketika seseorang mencoba mengingat sesuatu secara cepat hal yang dilupakannya, maka ada berbagai informasi yang saling bertolak belakang sehingga mengganggu [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pada kondisi tertentu orang menjadi lupa apa yang harus dikerjakan atau ingin mengambil sesuatu. Jika mengalami hal tersebut cobalah beri waktu bagi otak untuk istirahat selama 20 menit.</p>
<p>Berdasarkan studi yang dilaporkan dalam Nature Neuroscience, ketika seseorang mencoba mengingat sesuatu secara cepat hal yang dilupakannya, maka ada berbagai informasi yang saling bertolak belakang sehingga mengganggu kemampuan otak untuk mengingat.<span id="more-24"></span></p>
<p>Hal ini menunjukkan bahwa otak tidak memiliki kapasitas yang terbatas untuk menyimpan informasi, tapi membutuhkan beberapa waktu untuk mempelajari hal-hal baru sehingga bisa benar-benar menyimpannya.</p>
<p>&#8220;Terkadang memori kedua yang masuk ke otak kemungkinan bisa menggangu memori pertama yang sudah ada,&#8221; ujar Edwin Robertson D.Phill, profesor neurologi dari Harvard Medical School, seperti dikutip dari, Menshealth.com, Jumat (9/9/2011).</p>
<p>Untuk memastikan bahwa seseorang tidak kehilangan informasi yang penting, maka cobalah untuk mengambil napas dalam-dalam. Robertson menuturkan jika ingin mengingat dua hal yang berbeda atau tidak berhubungan, maka cobalah mengambil istirahat selama 20 menit diantara keduanya.</p>
<p>Dalam studi sebelumnya peneliti menemukan memberikan waktu istirahat selama 20 menit sudah cukup bagi otak merefresh, sehingga bisa berpikir lebih jernih dan mengingat kembali.</p>
<p>Lupa merupakan ketidakmampuan seseorang untuk mengungkapkan apa yang ada di dalam memori otaknya. Umumnya seiring bertambah usia, kemampuan memori otak juga akan menurun.</p>
<p>Selain melakukan istirahat ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk meningkatkan memori dan mengurangi risiko mudah lupa, yaitu tetaplah aktif secara mental, sosial dan fisik, serta mengonsumsi makanan yang bisa menyehatkan otak seperti rendah lemak dan kolesterol tapi kaya akan sayuran berwarna gelap dan juga buah-buahan.</p>
<p><em>Sumber: detikhealth.com</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.mickdonald.com/istirahatkan-otak-20-menit-untuk-mengingat-sesuatu-yang-lupa.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pola Kesuksesan Sederhana Tapi Tidak Mudah</title>
		<link>http://www.mickdonald.com/pola-kesuksesan-sederhana-tapi-tidak-mudah.html?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=pola-kesuksesan-sederhana-tapi-tidak-mudah</link>
		<comments>http://www.mickdonald.com/pola-kesuksesan-sederhana-tapi-tidak-mudah.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 11 Sep 2011 06:54:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mick</dc:creator>
				<category><![CDATA[Motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[sukses]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.mickdonald.com/?p=21</guid>
		<description><![CDATA[Sukses tercapai oleh sebuah pola sederhana. Siapapun yang bisa menjalankan pola ini, maka sukses jadi niscaya. Siapa yang cepat menjalankan polanya, suksesnya pun diraih cepat. Kondisi awal, memang berpengaruh, tapi tidak lebih menentukan dari proses menjalankan polanya. Orang miskin dan orang kaya lebih cepat mana meraih sukses? Bila hanya menghitung kondisi awal, maka orang kaya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sukses tercapai oleh sebuah pola sederhana. Siapapun yang bisa menjalankan pola ini, maka sukses jadi niscaya. Siapa yang cepat menjalankan polanya, suksesnya pun diraih cepat. Kondisi awal, memang berpengaruh, tapi tidak lebih menentukan dari proses menjalankan polanya. Orang miskin dan orang kaya lebih cepat mana meraih sukses? Bila hanya menghitung kondisi awal, maka orang kaya jawabannya. Tapi penentunya bukan kondisi awal, tapi proses menjalankan polanya. Orang miskin yang lebih cepat menjalankan pola sukses dari orang kaya, akan meraih sukses lebih cepat pula.<span id="more-21"></span></p>
<p>Nah, bagaimana pola sukses itu? Ada 5 tahap yang membentuk pola sukses, yaitu:</p>
<p><strong>1. Keyakinan Diri yang Positif</strong></p>
<p>Segalanya berawal dari sini. Ini citra diri anda. Self image. Ini berkaitan dengan bagaimana anda meyakini diri anda sendiri? Apakah anda manusia yang dilahirkan untuk sukses atau untuk gagal? Anda orang baik atau orang buruk? Anda ganteng / cantik atau buruk rupa? Anda layak kaya atau layak miskin? Anda merasa sebagai orang kelas bawah, kelas menengah atau kelas atas? Ketika berhadapan dengan orang lain, anda merasa diri anda di atas, sejajar atau di atasnya? Juga berkaitan dengan anda merasa diri anda pengikut yang baik atau pemimpin yang hebat? Merasa punya semua bakat dan potensi yang dibutuhkan atau tidak?</p>
<p>Nah, kesuksesan diawali dari keyakinan positif atas diri sendiri. Anda yakin anda dilahirkan untuk sukses. Anda orang baik. Anda ganteng / cantik. Anda layak kaya dan menjadi orang kelas atas. Anda percaya diri berhadapan dengan orang lain. Tidak rendah diri. Tidak juga sombong. Anda layak menjadi pemimpin hebat. Anda pun yakin sekali anda dianugerahi bakat dan potensi yang cukup untuk meraih sukses yang anda inginkan.</p>
<p>Kenapa ini penting? Karena hanya orang yang yakin bahwa dirinya layak sukses yang akan meraih sukses itu. Iya kan?</p>
<p><strong>2. Melakukan Keharusan.</strong></p>
<p>Langkah kedua adalah melakukan keharusan. Dari keharusan yang mendasar dan sederhana sampai melakukan keharusan yang sulit dan rumit. Keharusan – yang paling sederhana sekalipun – biasanya tidak menyenangkan. Tapi sangat baik bila dilakukan.</p>
<p>Keharusan ini bersifat seperti imunisasi. Bayi harus diimunisasi. Ini sebuah keharusan. Sakit rasanya, tapi menguatkan. Sedih melihatnya, tapi harus melakukannya. Resiko lebih besar harus ditanggung bila keharusan ini tak dilakukan.</p>
<p>Setiap orang harus bangun pagi-pagi. Setiap orang harus berolahraga. Setiap orang harus makan makanan sehat dan bergizi. Setiap orang harus bisa mengurus dirinya sendiri. Setiap orang harus bisa berpikir. Setiap orang harus bisa memecahkan masalah. Setiap orang harus terus belajar. Itulah beberapa keharusan yang mendasar.</p>
<p>Bila anda karyawan, anda harus disiplin. Taat aturan. Betapa pun aturan itu membuat anda kesal. Bila anda pebisnis, anda harus punya nilai lebih. Betapa pun sulitnya memiliki nilai lebih itu. Bila anda atlet, anda harus keras berlatih. Meski itu melelahkan.</p>
<p>Nah, bisakah anda meraih sukses bila anda tak bisa melakukan keharusan anda? Tidak!!! 100% tidak bisa sukses.</p>
<p><strong>3. Membentuk Kebiasaan Positif.</strong></p>
<p>Langkah ketiga adalah hasil langkah kedua yang benar-benar jelas, terus dilakukan berulang-ulang secara konsisten. Setiap orang harus bangun pagi. Maka pagi bisa berarti pukul empat, lima, enam, tujuh, delapan atau bahkan sembilan. Bila anda bangun tidur pukul empat di hari Senin, pukul tujuh di hari Selasa, pukul lima di hari Rabu, pukul delapan di hari Kamis, maka anda baru melakukan keharusan. Keharusan anda belum menjadi kebiasaan. Ketika anda secara konsisten – setiap hari – bangun pukul empat, itulah kebiasaan. Sebuah kebiasaan positif harus benar-benar jelas.</p>
<p>Ketika melihat orang kecelakaan, anda sigap membantu. Anda melakukan keharusan anda. Tapi hal ini tak terjadi setiap hari, kan? Maka ini bukan kebiasaan. Mematikan lampu yang tak digunakan adalah keharusan. Selalu mematikan lampu yang tak digunakan adalah kebiasaan. Nah, keharusan dan kebiasaan dibedakan oleh satu kata saja : selalu. Satu kata yang benar-benar sangat menentukan.</p>
<p>Keyakinan positif, Melakukan keharusan dan Membentuk kebiasaan positif adalah fondasi sukses anda. Ia seperti batu, pasir dan semen dalam fondasi rumah. Salah satu kurang, fondasi tak kuat. Rumah tak bisa dibangun di atas fondasi yang rapuh. Sukses pun begitu. Hanya bisa diraih bila fondasinya kuat.</p>
<p><strong>4. Membentuk Kebiasaan Produktif</strong></p>
<p>Kebiasaan produktif berbeda dengan kebiasaan positif. Kebiasaan positif berarti tidak negatif, tidak merugikan, dan menyenangkan, tapi tidak menghasilkan kemajuan secara langsung. Kesuksesan diraih secara langsung oleh kebiasaan produktif.</p>
<p>Membaca buku itu positif. Apakah produktif? Tidak. Menulis buku lah yang produktif. Hasilnya jelas sebuah buku. Anda mungkin berpendapat, membaca buku kan menghasilkan pengetahuan. Jadi ada hasilnya. Ada produknya. Anda benar. Tapi produknya masih di tahap mental, bukan fisikal. Maka bila baru di tahap mental, belum bisa dikatakan produktif. Secara mental, anda bisa sangat paham tentang penjualan. Produktif? Belum. Jadi produktif bila anda telah menjual sesuatu. Dan sesuatu yang anda jual itu ada yang beli.</p>
<p>Apakah ini membuat produktif lebih penting dari positif? Jelas tidak. Anda akan sangat sulit untuk bisa produktif, bila anda tidak positif.</p>
<p><strong>5. Berkompetisi.</strong></p>
<p>Kebiasaan produktif akan menghantarkan anda pada sukses. Tetapi untuk bisa bertahan dalam kesuksesan, anda harus siap dan mampu berkompetisi. Tanpa ini, sukses hanya sekejap. Orang sukses adalah orang yang senang berkompetisi. Bersemangat ketika ada saingan. Terpacu ketika ada lawan. Tetap rendah hati ketika menang. Segera bangkit ketika dikalahkan. Maka keyakinan, pelaksanaan keharusan, kebiasaan positif dan kebiasaan produktif benar-benar diuji. Inilah ujian sebenarnya dari sebuah kesuksesan.</p>
<p>KESIMPULAN:</p>
<p>Meraih sukses sulit. Mempertahankan kesuksesan jauh lebih sulit. Maka sadari lah bahwa semua kesulitan itu memang sebuah kelayakan untuk orang hebat seperti anda. Iya kan?</p>
<p>Sumber: forum Kaskus.us</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.mickdonald.com/pola-kesuksesan-sederhana-tapi-tidak-mudah.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mengenal Zat Pengatur Tumbuh (ZPT)</title>
		<link>http://www.mickdonald.com/mengenal-zat-pengatur-tumbuh-zpt.html?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=mengenal-zat-pengatur-tumbuh-zpt</link>
		<comments>http://www.mickdonald.com/mengenal-zat-pengatur-tumbuh-zpt.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 15 Aug 2011 06:52:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mick</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pertanian]]></category>
		<category><![CDATA[pupuk]]></category>
		<category><![CDATA[zpt]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.mickdonald.com/?p=19</guid>
		<description><![CDATA[Sinyal kimia interseluler untuk pertama kali ditemukan pada tumbuhan. Konsentrasi yang sangat rendah dari senyawa kimia tertentu yang diproduksi oleh tanaman dapat memacu atau menghambat pertumbuhan atau diferensiasi pada berbagai macam sel-sel tumbuhan dan dapat mengendalikan perkembangan bagian-bagian yang berbeda pada tumbuhan. Dengan menganalogikan senyawa kimia yang terdapat pada hewan yang disekresi oleh kelenjar ke [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sinyal kimia interseluler untuk pertama kali ditemukan pada tumbuhan. Konsentrasi yang sangat rendah dari senyawa kimia tertentu yang diproduksi oleh tanaman dapat memacu atau menghambat pertumbuhan atau diferensiasi pada berbagai macam sel-sel tumbuhan dan dapat mengendalikan perkembangan bagian-bagian yang berbeda pada tumbuhan.<span id="more-19"></span></p>
<p>Dengan menganalogikan senyawa kimia yang terdapat pada hewan yang disekresi oleh kelenjar ke aliran darah yang dapat mempengaruhi perkembangan bagian-bagian yang berbeda pada tubuh, sinyal kimia pada tumbuhan disebut hormon pertumbuhan. Namun, beberapa ilmuwan memberikan definisi yang lebih terperinci terhadap istilah hormon yaitu senyawa kimia yang disekresi oleh suatu organ atau jaringan yang dapat mempengaruhi organ atau jaringan lain dengan cara khusus. Berbeda dengan yang diproduksi oleh hewan senyawa kimia pada tumbuhan sering mempengaruhi sel-sel yang juga penghasil senyawa tersebut disamping mempengaruhi sel lainnya, sehingga senyawa-senyawa tersebut disebut dengan zat pengatur tumbuh untuk membedakannya dengan hormon yang diangkut secara sistemik atau sinyal jarak jauh.</p>
<p><strong>1. Lima tipe utama ZPT</strong></p>
<p>Ahli biologi tumbuhan telah mengidentifikasi 5 tipe utama ZPT yaitu auksin, sitokinin, giberelin, asam absisat dan etilen (Tabel 1). Tiap kelompok ZPT dapat menghasilkan beberapa pengaruh yaitu kelima kelompok ZPT mempengaruhi pertumbuhan, namun hanya 4 dari 5 kelompok ZPT tersebut yang mempengaruhi perkembangan tumbuhan yaitu dalam hal diferensiasi sel.</p>
<p>Seperti halnya hewan, tumbuhan memproduksi ZPT dalam jumlah yang sangat sedikit, akan tetapi jumlah yang sedikit ini mampu mempengaruhi sel target. ZPT menstimulasi pertumbuhan dengan memberi isyarat kepada sel target untuk membelah atau memanjang, beberapa ZPT menghambat pertumbuhan dengan cara menghambat pembelahan atau pemanjangan sel. Sebagian besar molekul ZPT dapat mempengaruhi metabolisme dan perkembangan sel-sel tumbuhan. ZPT melakukan ini dengan cara mempengaruhi lintasan sinyal tranduksi pada sel target. Pada tumbuhan seperti halnya pada hewan, lintasan ini menyebabkan respon selular seperti mengekspresikan suatu gen, menghambat atau mengaktivasi enzim, atau mengubah membran.</p>
<p>Pengaruh dari suatu ZPT bergantung pada spesies tumbuhan, situs aksi ZPT pada tumbuhan, tahap perkembangan tumbuhan dan konsentrasi ZPT. Satu ZPT tidak bekerja sendiri dalam mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan, pada umumnya keseimbangan konsentrasi dari beberapa ZPT-lah yang akan mengontrol pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan.</p>
<p>Auksin : Mempengaruhi pertambahan panjang batang, pertumbuhan, diferensiasi dan percabangan akar; perkembangan buah; dominansi apikal; fototropisme dan geotropisme.</p>
<p>Sitokinin : Mempengaruhi pertumbuhan dan diferensiasi akar; mendorong pembelahan sel dan pertumbuhan secara umum, mendorong perkecambahan; dan menunda penuaan.</p>
<p>Giberelin : Mendorong perkembangan biji, perkembangan kuncup, pemanjangan batang dan pertumbuhan daun; mendorong pembungaan dan perkembangan buah; mempengaruhi pertumbuhan dan diferensiasi akar.</p>
<p>Asam absisat (ABA) : Menghambat pertumbuhan; merangsang penutupan stomata pada waktu kekurangan air, memper-tahankan dormansi.</p>
<p>Etilenn : Mendorong pematangan; memberikan pengaruh yang berlawanan dengan beberapa pengaruh auksin; mendorong atau menghambat pertumbuhan dan perkembangan akar, daun, batang dan bunga. Meristem apikal tu-nas ujung, daun muda, embrio dalam biji.</p>
<p><strong>2. Peranan ZPT</strong></p>
<p><strong>2.1. Auksin</strong></p>
<p>Istilah auksin diberikan pada sekelompok senyawa kimia yang memiliki fungsi utama mendorong pemanjangan kuncup yang sedang berkembang. Beberapa auksin dihasikan secara alami oleh tumbuhan, misalnya IAA (indoleacetic acid), PAA (Phenylacetic acid), 4-chloroIAA (4-chloroindole acetic acid) dan IBA (indolebutyric acid) dan beberapa lainnya merupakan auksin sintetik, misalnya NAA (napthalene acetic acid), 2,4 D (2,4 dichlorophenoxyacetic acid) dan MCPA (2-methyl-4 chlorophenoxyacetic acid) .</p>
<p>Gambar 2 menunjukkan pengaruh IAA terhadap pertumbuhan batang dan akar tanaman kacang kapri. Kecambah yang diberi perlakuan IAA menunjukkan pertambahan tinggi yang lebih besar (kanan) dari tanaman kontrol (kurva hitam). Tempat sintesis utama auksin pada tanaman yaitu di daerah meristem apikal tunas ujung. IAA yang diproduksi di tunas ujung tersebut diangkut ke bagian bawah dan berfungsi mendorong pemanjangan sel batang. IAA mendorong pemanjangan sel batang hanya pada konsentrasi tertentu yaitu 0,9 g/l. Di atas konsentrasi tersebut IAA akan menghambat pemanjangan sel batang. Pengaruh menghambat ini kemungkinan terjadi karena konsentrasi IAA yang tinggi mengakibatkan tanaman mensintesis ZPT lain yaitu etilen yang memberikan pengaruh berlawanan dengan IAA. Berbeda dengan pertumbuhan batang, pada akar (kurva merah), konsentrasi IAA yang rendah (<10-5 g/l) memacu pemanjangan sel-sel akar, sedangkan konsentrasi IAA yang tinggi menghambat pemanjangan sel akar. Dari Gambar 2 dapat disimpulkan :</p>
<p>1. Pemberian ZPT yang sama tetapi dengan konsentrasi yang berbeda menimbulkan pengaruh yang berbeda pada satu sel target.</p>
<p>2. Pemberian ZPT dengan konsentrasi tertentu dapat memberikan pengaruh yang berbeda pada sel-sel target yang berbeda.</p>
<p>Mekanisme kerja auksin dalam mempengaruhi pemanjangan sel-sel tanaman di atas dapat dijelaskan dengan hipotesis sebagai berikut : auksin menginisiasi pemanjangan sel dengan cara mempengaruhi pengendoran /pelenturan dinding sel. Seperti terlihat pada Gambar 3, auksin memacu protein tertentu yang ada di membran plasma sel tumbuhan untuk memompa ion H+ ke dinding sel. Ion H+ ini mengaktifkan enzim tertentu sehingga memutuskan beberapa ikatan silang hidrogen rantai molekul selulosa penyusun dinding sel. Sel tumbuhan kemudian memanjang akibat air yang masuk secara osmosis. Setelah pemanjangan ini, sel terus tumbuh dengan mensintesis kembali material dinding sel dan sitoplasma.</p>
<p>Selain memacu pemanjangan sel yang menyebabkan pemanjangan batang dan akar, peranan auksin lainnya adalah kombinasi auksin dan giberelin (Gambar 1) memacu perkembangan jaringan pembuluh dan mendorong pembelahan sel pada kambium pembuluh sehingga mendukung pertumbuhan diameter batang. Selain itu auksin (IAA) sering dipakai pada budidaya tanaman antara lain : untuk menghasilkan buah tomat, mentimun dan terong tanpa biji; dipakai pada pengendalian pertumbuhan gulma berdaun lebar dari tumbuhan dikotil di perkebunan jagung ; dan memacu perkembangan meristem akar adventif dari stek mawar dan bunga potong lainnya.</p>
<p><strong>2.2. Sitokinin</strong></p>
<p>Sitokinin merupakan ZPT yang mendorong pembelahan (sitokinesis). Beberapa macam sitokinin merupakan sitokinin alami (misal : kinetin, zeatin) dan beberapa lainnya merupakan sitokinin sintetik. Sitokinin alami dihasilkan pada jaringan yang tumbuh aktif terutama pada akar, embrio dan buah. Sitokinin yang diproduksi di akar selanjutnya diangkut oleh xilem menuju sel-sel target pada batang.</p>
<p>Ahli biologi tumbuhan juga menemukan bahwa sitokinin dapat meningkatkan pembelahan, pertumbuhan dan perkembangan kultur sel tanaman. Sitokinin juga menunda penuaan daun, bunga dan buah dengan cara mengontrol dengan baik proses kemunduran yang menyebabkan kematian sel-sel tanaman. Penuaan pada daun melibatkan penguraian klorofil dan protein-protein, kemudian produk tersebut diangkut oleh floem ke jaringan meristem atau bagian lain dari tanaman yang membutuhkannya. Daun kacang jogo (Phaseolus vulgaris) yang ditaruh dalam wadah berair dapat ditunda penuaannya beberapa hari apabila disemprot dengan sitokinin (Gambar 5b). Sitokinin juga dapat menghambat penuaan bunga dan buah. Penyemprotan sitokinin pada bunga potong dilakukan agar bunga tersebut tetap segar.</p>
<p>Pada tumbuhan, efek sitokinin sering dipengaruhi oleh keberadaan auksin. Gambar 6 menunjukkan percobaan sederhana tentang interaksi pengaruh auksin dan sitokinin. Kedua tanaman pada Gambar 6 ini memiliki umur yang sama. Tanaman di sebelah kiri memiliki tunas ujung (tunas terminal); sedangkan tanaman di sebelah kanan kuncup terminalnya sudah dipotong. Pada tanaman di sebelah kiri, auksin yang diangkut dari kuncup terminal ke batang memacu pertumbuhan memanjang batang sehingga tanaman menjadi bertambah tinggi. Pada tanaman ini auksin menghambat pertumbuhan tunas samping (tunas lateral/aksilar). Pada tanaman di sebelah kanan karena tidak memiliki kuncup terminal, pengaruh menghambat dari auksin terhadap pertumbuhan tunas aksilar tidak terjadi. Sitokinin yang ditransportasikan dari akar ke batang mampu mengaktifkan pertumbuhan tunas-tunas samping sehingga tanaman memiliki cabang yang banyak dan menjadi rimbun. Pengetahuan tentang penggunaan sitokinin ini dimanfaatkan oleh petani yang memproduksi pohon natal untuk menghasilkan cabang-cabang yang menarik pada pohon tersebut.</p>
<p>Sebagian besar tumbuhan memiliki pola pertumbuhan yang kompleks yaitu tunas lateralnya tumbuh bersamaan dengan tunas terminalnya. Pola pertumbuhan ini merupakan hasil interaksi antara auksin dan sitokinin dengan perbandingan tertentu. Sitokinin diproduksi dari akar dan diangkut ke tajuk, sedangkan auksin dihasilkan di kuncup terminal kemudian diangkut ke bagian bawah tumbuhan. Auksin cenderung menghambat aktivitas meristem lateral yang letaknya berdekatan dengan meristem apikal sehingga membatasi pembentukan tunas-tunas cabang dan fenomena ini disebut dominasi apikal. Kuncup aksilar yang terdapat di bagian bawah tajuk (daerah yang berdekatan dengan akar) biasanya akan tumbuh memanjang dibandingkan dengan tunas aksilar yang terdapat dekat dengan kuncup terminal. Hal ini menunjukkan ratio sitokinin terhadap auksin yang lebih tinggi pada bagian bawah tumbuhan.</p>
<p>Interaksi antagonis antara auksin dan sitokinin juga merupakan salah satu cara tumbuhan dalam mengatur derajat pertumbuhan akar dan tunas, misalnya jumlah akar yang banyak akan menghasilkan sitokinin dalam jumlah banyak. Peningkatan konsentrasi sitokinin ini akan menyebabkan sistem tunas membentuk cabang dalam jumlah yang lebih banyak. Interaksi antagonis ini umumnya juga terjadi di antara ZPT tumbuhan lainnya.</p>
<p><strong>2.3. Giberelin</strong></p>
<p>Pada tahun 1926, ilmuwan Jepang (Eiichi Kurosawa) menemukan bahwa cendawan Gibberella fujikuroi mengeluarkan senyawa kimia yang menjadi penyebab penyakit tersebut. Senyawa kimia tersebut dinamakan Giberelin. Belakangan ini, para peneliti menemukan bahwa giberelin dihasilkan secara alami oleh tanaman yang memiliki fungsi sebagai ZPT. Penyakit rebah kecambah ini akan muncul pada saat tanaman padi terinfeksi oleh cendawan Gibberella fujikuroi yang menghasilkan senyawa giberelin dalam jumlah berlebihan.</p>
<p>Pada saat ini dilaporkan terdapat lebih dari 110 macam senyawa giberelin yang biasanya disingkat sebagai GA. Setiap GA dikenali dengan angka yang terdapat padanya, misalnya GA6 . Giberelin dapat diperoleh dari biji yang belum dewasa (terutama pada tumbuhan dikotil), ujung akar dan tunas , daun muda dan cendawan. Sebagian besar GA yang diproduksi oleh tumbuhan adalah dalam bentuk inaktif, tampaknya memerlukan prekursor untuk menjadi bentuk aktif. Pada spesies tumbuhan dijumpai kurang lebih 15 macam GA. Disamping terdapat pada tumbuhan ditemukan juga pada alga, lumut dan paku, tetapi tidak pernah dijumpai pada bakteri. GA ditransportasikan melalui xilem dan floem, tidak seperti auksin pergerakannya bersifat tidak polar.</p>
<p>Asetil koA, yang berperan penting pada proses respirasi berfungsi sebagai prekursor pada sintesis GA. Kemampuannya untuk meningkatkan pertumbuhan pada tanaman lebih kuat dibandingkan dengan pengaruh yang ditimbulkan oleh auksin apabila diberikan secara tunggal. Namun demikian auksin dalam jumlah yang sangat sedikit tetap dibutuhkan agar GA dapat memberikan efek yang maksimal.</p>
<p>Sebagian besar tumbuhan dikotil dan sebagian kecil tumbuhan monokotil akan tumbuh cepat jika diberi GA, tetapi tidak demikian halnya pada tumbuhan konifer misalnya pinus. Jika GA diberikan pada tanaman kubis tinggi tanamannya bisa mencapai 2 m. Banyak tanaman yang secara genetik kerdil akan tumbuh normal setelah diberi GA.</p>
<p>Efek giberelin tidak hanya mendorong perpanjangan batang, tetapi juga terlibat dalam proses regulasi perkembangan tumbuhan seperti halnya auksin (Gambar 4). Pada beberapa tanaman pemberian GA bisa memacu pembungaan dan mematahkan dormansi tunas-tunas serta biji.</p>
<p>Disintesis pada ujung batang dan akar, giberelin menghasilkan pengaruh yang cukup luas. Salah satu efek utamanya adalah mendorong pemanjangan batang dan daun. Pengaruh GA umumnya meningkatkan kerja auksin, walaupun mekanisme interaksi kedua ZPT tersebut belum diketahui secara pasti. Demikian juga jika dikombinasikan dengan auksin, giberelin akan mempengaruhi perkembangan buah misalnya menyebabkan tanaman apel, anggur, dan terong menghasilkan buah walaupun tanpa fertilisasi. Diketahui giberelin digunakan secara luas untuk menghasilkan buah anggur tanpa biji pada varietas Thompson. Giberelin juga menyebabkan ukuran buah anggur lebih besar dengan jarak antar buah yang lebih renggang di dalam satu gerombol</p>
<p>Giberelin juga berperan penting dalam perkecambahan biji pada banyak tanaman. Biji-biji yang membutuhkan kondisi lingkungan khusus untuk berkecambah seperti suhu rendah akan segera berkecambah apabila disemprot dengan giberelin. Diduga giberelin yang terdapat di dalam biji merupakan penghubung antara isyarat lingkungan dan proses metabolik yang menyebabkan pertumbuhan embrio. Sebagai contoh, air yang tersedia dalam jumlah cukup akan menyebabkan embrio pada biji rumput-rumputan mengeluarkan giberelin yang mendorong perkecambahan dengan memanfaatkan cadangan makanan yang terdapat di dalam biji. Pada beberapa tanaman, giberelin menunjukkan interaksi antagonis dengan ZPT lainnya misalnya dengan asam absisat yang menyebabkan dormansi biji.</p>
<p><strong>4. Asam absisat (ABA)</strong></p>
<p>Musim dingin atau masa kering merupakan waktu dimana tanaman beradaptasi menjadi dorman (penundaan pertumbuhan). Pada saat itu, ABA yang dihasilkan oleh kuncup menghambat pembelahan sel pada jaringan meristem apikal dan pada kambium pembuluh sehingga menunda pertumbuhan primer maupun sekunder. ABA juga memberi sinyal pada kuncup untuk membentuk sisik yang akan melindungi kuncup dari kondisi lingkungan yang tidak menguntungkan. Dinamai dengan asam absisat karena diketahui bahwa ZPT ini menyebabkan absisi/rontoknya daun tumbuhan pada musim gugur. Nama tersebut telah popular walaupun para peneliti tidak pernah membuktikan kalau ABA terlibat dalam gugurnya daun.</p>
<p>Pada kehidupan suatu tumbuhan, merupakan hal yang menguntungkan untuk menunda/menghentikan pertumbuhan sementara. Dormansi biji sangat penting terutama bagi tumbuhan setahun di daerah gurun atau daerah semiarid, karena proses perkecambahan dengan suplai air terbatas akan mengakibatkan kematian. Sejumlah faktor lingkungan diketahui mempengaruhi dormansi biji, tetapi pada banyak tanaman ABA tampaknya bertindak sebagai penghambat utama perkecambahan. Biji-biji tanaman setahun tetap dorman di dalam tanah sampai air hujan mencuci ABA keluar dari biji. Sebagai contoh, tanaman dune primroses (bunga putih) dan tanaman matahari (bunga kuning) di gurun Anza – Borrego (California), biji-bijinya akan berkecambah setelah hujan deras .</p>
<p>Sebagamana telah dibahas di atas bahwa giberelin juga berperan dalam perkecambahan biji. Pada banyak tumbuhan, rasio ABA terhadap giberelin menentukan apakah biji akan tetap dorman atau berkecambah. Hal yang sama juga terdapat pada kasus dormansi kuncup yang pertumbuhannya dikontrol oleh keseimbangan konsentrasi antar ZPT. Sebagai contoh pada pertumbuhan kuncup dorman tanaman apel, walaupun konsentrasi ABA pada kenyataannya lebih tinggi, tetapi gibberellin dengan konsentrasi yang tinggi pada kuncup yang sedang tumbuh menunjukkan pengaruh yang sangat kuat pada penghambatan pertumbuhan tunas dorman.</p>
<p>Selain perannya pada dormansi, ABA berperan juga sebagai “ stress plant growth hormon” yang membantu tanaman tersebut menghadapi kondisi yang tidak menguntungkan, misalnya pada saat tumbuhan mengalami dehidrasi, ABA diakumulasikan di daun dan menyebabkan stomata menutup. Hal ini walaupun mengurangi laju fotosintesis, tumbuhan akan terselamatkan dari kehilangan air lebih banyak melalui proses transpirasi.</p>
<p><strong>2.5. Etilen</strong></p>
<p>Di awal abad 20, buah jeruk dan anggur diperam di dalam gudang yang dilengkapi dengan kompor minyak tanah. Semula petani buah mengira bahwa hawa panas itu yang mematangkan buah, tetapi dugaan tersebut tidak terbukti ketika mereka mencoba metode baru menggunakan kompor yang dilengkapi dengan pembersih (tanpa polusi) yang menghasilkan buah-buah yang tidak cepat matang. Ahli biologi tumbuhan menduga bahwa pematangan buah yang disimpan di dalam gudang tersebut sebenarnya berkaitan dengan produksi etilen yaitu gas hasil pembakaran minyak tanah. Sekarang diketahui bahwa tumbuhan secara alami menghasilkan etilen yang merupakan ZPT yang berperan memacu penuaan termasuk pematangan buah.</p>
<p><strong>2.5.1. Pematangan Buah</strong></p>
<p>Pematangan buah merupakan suatu variasi dari proses penuaan melibatkan konversi pati atau asam-asam organik menjadi gula, pelunakan dinding-dinding sel, atau perusakan membran sel yang berakibat pada hilangnya cairan sel sehingga jaringan mengering. Pada tiap-tiap kasus, pematangan buah distimulasi oleh gas etilen yang berdifusi ke dalam ruang-ruang antarsel buah. Gas tersebut juga dapat berdifusi melalui udara dari buah satu ke buah lainnya, sebagai contoh satu buah apel ranum akan mampu mematangkan keseluruhan buah dalam satu lot. Buah akan matang lebih cepat jika buah tersebut disimpan di dalam kantung plastik yang mengakibatkan gas etilen terakumulasi.</p>
<p>Pada skala komersial berbagai macam buah misalnya tomat sering dipetik ketika masih dalam keadaan hijau dan kemudian sebagian dimatangkan dengan mengalirkan gas etilen (Gambar 11). Pada kasus lain, petani menghambat proses pematangan akibat gas etilen alami. Penyimpanan buah apel yang dialiri dengan gas CO2 yang selain berfungsi menghambat kerja etilen, juga mencegah akumulasi etilen. Dengan teknik ini buah apel yang di panen pada musim gugur dapat disimpan untuk dijual pada musim panas berikutnya.</p>
<p><strong>2.5.2. Pengguguran Daun</strong></p>
<p>Seperti halnya pematangan buah, pengguguran daun pada setiap musim gugur yang diawali dengan terjadinya perubahan warna, kemudian daun mengering dan gugur adalah juga merupakan proses penuaan. Warna pada daun yang akan gugur merupakan kombinasi pigmen-pigmen baru yang dibentuk pada musim gugur, kemudian pigmen-pigmen yang telah terbentuk tersebut tertutup oleh klorofil. Daun kehilangan warna hijaunya pada musim gugur karena daun-daun tersebut berhenti mensintesis pigmen klorofil.</p>
<p>Peranan etilen dalam memacu gugurnya daun lebih banyak diketahui daripada peranannya dalam hal perubahan warna daun yang rontok dan pengeringan daun. Pada saat daun rontok, bagian pangkal tangkai daunnya terlepas dari batang. Daerah yang terpisah ini disebut lapisan absisi yang merupakan areal sempit yang tersusun dari sel-sel parenkima berukuran kecil dengan dinding sel yang tipis dan lemah.</p>
<p>Setelah daun rontok, daerah absisi membentuk parut/luka pada batang. Sel-sel yang mati menutupi parut untuk membantu melindungi tumbuhan terhadap patogen.</p>
<p>Gugurnya daun dipacu juga oleh faktor lingkungan, termasuk panjang hari yang pendek pada musim gugur dan suhu yang rendah. Rangsangan dari faktor lingkungan ini menyebabkan perubahan keseimbangan antara etilen dan auksin. Auksin mencegah absisi dan tetap mempertahankan proses metabolisme daun, tetapi dengan bertambahnya umur daun jumlah etilen yang dihasilkan juga akan meningkat. Sementara itu, sel-sel yang mulai menghasilkan etilen akan mendorong pembentukan lapisan absisi. Selanjutnya etilen merangsang lapiasan absisi terpisah dengan memacu sintesis enzim yang merusak dinding-dinding sel pada lapisan absisi. Gugur daun pada musim gugur merupakan adaptasi tumbuhan untuk mencegah kehilangan air melalui penguapan pada musim salju karena pada saat itu akar tidak mampu menyerap air pada tanah yang membeku.</p>
<p><strong>3. Aplikasi ZPT pada bidang pertanian</strong></p>
<p>Seperti yang telah dibahas dimuka, ZPT sintetik sangat banyak digunakan pada pertanian modern. Tanpa ZPT sintetik untuk mengendalikan gulma, atau untuk mengendalikan pertumbuhan dan pengawetan buah-buahan, maka produksi bahan makanan akan berkurang sehingga harganya akan menjadi mahal. Disamping itu, muncul keprihatinan bahwa penggunaan senyawa sintetik secara berlebihan pada produksi pangan akan menimbulkan masalah lingkungan dan kesehatan serius. Sebagai conto dioksin, senyawa kimia sampingan dari sintesa 2, 4-D yang digunakan sebagai herbisida selektif untuk membasmi gulma berdaun lebar dari tumbuhan dikotil. Walaupun 2, 4-D tidak beracun terhadap mamalia, namun dioksin dapat menyebabkan cacat lahir, penyakit hati, dan leukimia pada hewan percobaan.</p>
<p>Sekarang ini, bagaimanapun juga, produksi bahan pangan secara organik menjadi relatif lebih mahal. Persoalan penggunaan senyawa kimia sintetik pada bidang pertanian melibatkan aspek ekonomi dan etika. Haruskah kita teruskan memproduksi pangan yang murah dan berlimpah dengan zat kimia sintetik dan masa bodoh terhadap masalah yang mungkin muncul, atau haruskah kita melakukan budidaya tanaman tanpa zat kimia sintetik berbahaya tetapi dengan menerima kenyataan bahwa harga bahan pangan akan lebih mahal?</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.mickdonald.com/mengenal-zat-pengatur-tumbuh-zpt.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Buahkan Durian di Pot</title>
		<link>http://www.mickdonald.com/buahkan-durian-di-pot.html?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=buahkan-durian-di-pot</link>
		<comments>http://www.mickdonald.com/buahkan-durian-di-pot.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 15 Aug 2011 06:51:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mick</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pertanian]]></category>
		<category><![CDATA[durian]]></category>
		<category><![CDATA[tabulampot]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.mickdonald.com/?p=17</guid>
		<description><![CDATA[Durian tergolong sulit dibuahkan dalam pot sehingga tidak direkomendasikan untuk tabulampot. Bunga sulit muncul apalagi bertahan menjadi buah yang matang. Seringkali bunga hanya bertahan sampai seukuran jempol orang dewasa lalu rontok. Eddy Soesanto, penangkar buah di Cijantung, Jakarta timuir, menduga itu disebabkan karakter perakaran pohon durian dewasa yang membesar dan memanjang ke samping. Volume pot [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Durian tergolong sulit dibuahkan dalam pot sehingga tidak direkomendasikan untuk tabulampot. Bunga sulit muncul apalagi bertahan menjadi buah yang matang. Seringkali bunga hanya bertahan sampai seukuran jempol orang dewasa lalu rontok. Eddy Soesanto, penangkar buah di Cijantung, Jakarta timuir, menduga itu disebabkan karakter perakaran pohon durian dewasa yang membesar dan memanjang ke samping. Volume pot yang terbatas jelas membatasi pertumbuhan akar. Ujung-ujungnya, pasokan hara pun seret.<span id="more-17"></span></p>
<p>Kesulitan membuahkan tabulampot durian itu ditepis Edi Sofiandi, pekebun di Parongpong, Bandung. “Dulu teknik memindahkan tanaman yang telah berbuah memang lazim, tapi itu teknik lama,” kata kelahiran Bandung 43 tahun silam itu. Menurutnya dengan media dan hara tepat volume pot yang terbatas tetap mampu mendukung perkembangan buah. Dengan prinsip itu Sofiandi sukses membuahkan tabulampot durian sebanyak 50 tanaman selama 3 tahun terakhir. Monthong umur 4 bulan pascaokulasi dengan daun lebat, segar, dan hijau dipilih sebagai bakalan tabulampot. Ia lantas dipindahkan ke polibag besar dan dirawat 4 bulan. Jika pertumbuhan tetap prima, baru dipindah ke karung plastik.</p>
<p>Media berupa pupuk kandang dan tanah liat dengan perbandingan 1:1. Tanaman-yang masih dalam karung lalu dibenamkan ke tanah. Caranya dibuat lubang seukuran karung. Bagian dasar tanah diberi pupuk fosfor berupa TSP sebanyak 2 sendok makan atau setara 20 g. Fosfor  mengoptimalkan pertumbuhan akar. Taburkan pula furadan dengan jumlah serupa untuk mencegah kehadiran patogen tanah. Setelah karung dibenamkan, bagian atas diberi TSP dan furadan dengan dosis sama. Menurut Sofiandi durian dipindah ke lahan untuk menggenjot pertumbuhan vegetatif. Di sana tanaman dirawat 8-12 bulan dan dipupuk 2-3 kali. Pascaperawatan, tanaman diangkat untuk dipindah ke dalam drum. Tanaman dengan bola akar terbungkus karung lalu ditanam di drum. Ruang antara karung dengan dinding drum diisi media utama-pupuk kandang dan tanah liat-plus jerami. Tujuannya media mudah mengalirkan air dan pori-pori udara cukup. Akar baru dirangsang keluar dari karung dengan menyiramkan perangsang akar sebanyak 25 ml per 10 l air. Perangsang itu disiram setiap hari selama 1 minggu. Dengan perawatan rutin, buah bakal keluar tahun berikutnya.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.mickdonald.com/buahkan-durian-di-pot.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Teknik Pembuatan Bokashi</title>
		<link>http://www.mickdonald.com/teknik-pembuatan-bokashi.html?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=teknik-pembuatan-bokashi</link>
		<comments>http://www.mickdonald.com/teknik-pembuatan-bokashi.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 11 Aug 2011 06:48:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mick</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pertanian]]></category>
		<category><![CDATA[bokashi]]></category>
		<category><![CDATA[pupuk]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.mickdonald.com/?p=15</guid>
		<description><![CDATA[Pembangunan pertanian secara alami yang ramah lingkungan saat ini banyak dilakukan untuk menghasilkan bahan makanan yang aman, serta bebas dari bahan-bahan kimia yang berbahaya dan beracun. Pembangunan pertanian alami ini semula hanya menerapkan sistem pertanian organik, tetapi ternyata hasilnya hanya sedikit. Dalam tahun 1980-an, Prof Dr. Teruo Higa memperkenalkan konsep EM atau Efektive Mikroorganisms pada [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pembangunan pertanian secara alami yang ramah lingkungan saat ini banyak dilakukan untuk menghasilkan bahan makanan yang aman, serta bebas dari bahan-bahan kimia yang berbahaya dan beracun.  Pembangunan pertanian alami ini semula hanya menerapkan sistem pertanian organik, tetapi ternyata hasilnya hanya sedikit. Dalam tahun 1980-an, Prof Dr. Teruo Higa memperkenalkan konsep EM atau Efektive Mikroorganisms pada praktek pertanian alami tersebut.<span id="more-15"></span> Teknologi EM ini telah dikembangkan dan digunakan untuk memperbaiki kondisi tanah, menekan pertumbuhan mikroba yang menyebabkan penyakit, dan memperbaiki efisiensi penggunaan bahan organik oleh tanaman. Pada pembuatan bokashi sebagai salah satu pupuk organik, bahan EM meningkatkan pengaruh pupuk tersebut terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman.</p>
<p>Beberapa pengaruh EM yang menguntungkan dalam pupuk bokashi tersebut adalah sebagai berikut:</p>
<ul type="circle">
<li>memperbaiki perkecambahan bunga, buah, dan kematangan hasil tanaman</li>
<li>memperbaiki lingkungan fisik, kimia, dan biologi tanah serta menekan<br />
	pertumbuhan hama dan penyakit dalam tanah</li>
<li>meningkatkan kapasitas fotosintesis tanaman</li>
<li>menjamin perkecambahan dan pertumbuhan tanaman yang lebih baik</li>
<li>meningkatkan manfaat bahan organik sebagai pupuk</li>
</ul>
<p>Berdasarkan kenyataan di lapangan, persediaan bahan organik pada lahan pertanian sedikit demi sedikit semakin berkurang.  Jika hal tersebut tidak ditambah dan segera diperbaiki oleh petani maka penurunan produksi akan terjadi pada tanaman-tanaman pertanian, seperti padi, palawija dan sayuran.</p>
<p>Berbicara mengenai masalah penurunan produksi, tentunya bukan saja menjadi masalah petani atau masyarakat, tetapi juga merupakan masalah bagi pemerintah daerah dalam rangka mempertahankan ketahanan pangan dan ekonomi rakyat. Hal ini seyogyanya harus menjadi bahan pemikiran bagi pemerintah daerah dalam mengatasinya secara bijak.</p>
<p>Untuk dapat mengatasi hal tersebut, pada tahun anggaran 2003 ini Pemda Kabupaten  Pandeglang secara khusus mengalokasikan dananya melalui Proyek Peningkatan Produksi Padi Palawija dan Sayuran.  Pada kegiatan Proyek ini terdapat pertemuan teknis yang berisikan materi pengaruh penggunaan pupuk bokashi terhadap produksi padi palawija dan sayuran, dan materi tehnik pembuatan bokashi. Kegiatan ini tentunya bertujuan untuk menambah wawasan dan keterampilan petani dalam masalah penggunaan pupuk bokasi secara praktis di lapangan.</p>
<p><strong>Manfaat Bokashi</strong></p>
<p>Untuk meningkatkan dan menjaga kestabilan produksi pertanian, khususnya tanaman pangan, sangat perlu diterapkan teknologi yang murah dan mudah bagi petani.  Tehnologi tersebut dituntut ramah lingkungan dan dapat menfaatkan seluruh potensi sumberdaya alam yang ada dilingkungan pertanian, sehingga tidak memutus rantai sistem pertanian.</p>
<p>Penggunaan pupuk bokashi EM merupakan salah satu alternatif yang dapat diterapkan pada pertanian saat ini.  Pupuk bokashi adalah pupuk organik (dari bahan jerami, pupuk kandang, samapah organik, dll) hasil fermentasi dengan teknologi EM-4 yang dapat digunakan untuk menyuburkan tanah dan menekan pertumbuhan patogen dalam tanah, sehingga efeknya dapat meningkatkan pertumbuhan dan produksi tanaman.</p>
<p>Bagi petani yang menuntut pemakaian pupuk yang praktis, bokashi merupakan pupuk organik yang dapat dibuat dalam beberapa hari dan siap dipakai dalam waktu singkat.  Selain itu pembuatan pupuk bokashi biaya murah, sehingga sangat efektif dan efisien bagi petani padi, palawija, sayuran, bunga dan buah dalam peningkatan produksi tanaman.</p>
<p><strong>Bahan dan Cara Pembuatan Bokashi</strong></p>
<p><strong>a. Pembuatan Bokashi Pupuk Kandang</strong></p>
<p>- Bahan-bahan untuk ukuran 500 kg bokashi:</p>
<p>     1. Pupuk kandang => 300 kg<br />
     2. Dedak => 50 kg<br />
     3. Sekam padi => 150 kg<br />
     4. Gula yang telah dicairkan => 200 ml<br />
     5. EM-4 => 500 ml<br />
     6. Air secukupnya</p>
<p>- Cara Pembuatannya:</p>
<p>1. Larutkan EM-4 dan gula ke dalam air<br />
2. Pupuk kandang, sekam padi, dan dedak dicampur secara merata<br />
3. Siramkan EM-4 secara perlahan-lahan ke dalam adonan secara merata sampai kandungan air adonan mencapai 30 %<br />
4. Bila adonan dikepal dengan tangan, air tidak menetes dan bila kepalan tangan dilepas maka adonan susah pecah (megar)<br />
5. Adonan digundukan diatas ubin yang kering dengan ketinggian minimal 15-20 cm<br />
6. Kemudian ditutup dengan karung goni selama 4-7 hari<br />
7. Petahankan gundukan adonan maksimal 500 C, bila suhunya lebih dari  500 C turunkan suhunya dengan cara membolak balik<br />
8. Kemudian tutp kembali dengan karung goni<br />
9. Suhu yang tinggi dapat mengakibatkan bokashi menjadi rusak karena terjadi proses pembusukan<br />
10. Pengecekan suhu sebaiknya dilakukan setiap 5 jam sekali<br />
11. Setelah 4-7 hari bokashi telah selesai terfermentasi dan siap digunakan sebagai pupuk organik</p>
<p><strong>b. Pembuatan Bokashi Jerami Padi</strong></p>
<p>- Bahan-bahan untuk ukuran 1000 kg bokashi:</p>
<p>1. Jerami padi yang telah dihaluskan => 500 kg<br />
2. Pupuk kotoran hewan/pupuk kandang => 300 kg<br />
3. Dedak halus => 100 kg<br />
4. Sekam/Arang Sekam/Arang Kelapa => 100 kg<br />
5. Molase/Gula pasir/merah => 1 liter/250 gr<br />
6. EM-4 => 1 liter<br />
7. Air secukupnya</p>
<p>- Cara Pembuatannya:</p>
<p>Membuat larutan gula dan EM-4<br />
1. Sediakan air dalam ember sebanyak 1 liter<br />
2. Masukan gula putih/merah sebanyak 250 gr kemudian aduk sampai rata<br />
3. Masukan EM-4 sebanyak 1 liter ke dalam larutan tadi kemudian aduk hingga rata.</p>
<p>Membuat pupuk bokashi<br />
1. Bahan-bahan tadi dicampur (jerami, pupuk kandang, arang sekam dan dedak) dan aduk sampai merata<br />
2. Siramkan EM-4 secara perlahan-lahan ke dalam adonan (campuran bahan organik) secara merata sampai kandungan air adonan mencapai 30 %<br />
3. Bila adonan dikepal dengan tangan air tidak menetes dan bila kepalan tangan dilepas maka adonan masih tampak menggumpal<br />
4. Adonan digundukan diatas ubin yang kering dengan ketinggian minimal 15-20 cm<br />
5. Kemudian ditutup dengan karung berpori (karung goni) selama 3-4 hari<br />
6. Agar proses fermentasi dapat berlangsung dengan baik perhatikan agar suhu tidak melebihi 500 C, bila suhunya lebih dari 500 C turunkan suhunya dengan cara membolak balik<br />
7. Suhu yang tinggi dapat mengakibatkan bokashi menjadi rusak karena terjadi proses pembusukan<br />
8. Setelah 4-7 hari bokashi telah selesai terfermentasi dan siap digunakan sebagai pupuk organik.</p>
<p><strong>c. Pembuatan Bokashi Cair</strong></p>
<p>- Bahan-bahan untuk ukuran 200 liter bokashi cair:</p>
<p>1. Pupuk kotoran hewan/pupuk kandang = 30 kg<br />
2. Molase/Gula pasir/merah = 1 liter/250 gr<br />
3. EM-4 = 1 liter<br />
4. Air secukupnya</p>
<p>- Cara Pembuatannya:</p>
<p>1. Isi drum ukuran 200 liter dengan air setengahnya<br />
2. Pada tempat yang terpisah buat larutan molase sebanyak 1 liter, dengan cara mencampurkan gula putih/merah sebanyak 250 gram dengan air sebanyak 1 liter<br />
3. Masukan molase tadi sebanyak 1 liter bersama EM-4 sebanyak 1 liter ke dalam drum, kemudian aduk perlahan-lahan hingga rata<br />
4. Masukan pupuk kandang sebanyak 30 kgdan aduk perlahan-lahan hingga ersatu dengan larutan tadi<br />
5. Tambahkan air sebanyak 100 liter hingga drum menjadi penuh, kemudian aduksampai rata dan tutup rapat-rapat<br />
6. Lakukan pengadukan secara perlahansetiap pagi selama 4 hari.  Cara pengadukan setiap hari cukup lima putaran saja.  Setelah diaduk biarkan air larutan bergerak sampai tenang lalu drum ditutup kembali<br />
7. Setelah 4 hari bokashi cair EM-4 siap untuk digunakan.</p>
<p><strong>Catatan:</strong><br />
Bila tidak ada molase, setiap macam gula dapat digunakan sebagai penggantinya.  Beberapa bahan pengganti tersebut adalah nira tebu gula, sari (juice) buah-buahan dan air buangan industri alkohol.<br />
Jumlah kandungan air adalah merupakan petunjuk. Jumlah air yang perlu ditambahkan tergantung pada kandungan air bahan yang digunakan. Jumlah air yang paling sesuai adalah jumlah air yang diperlukan membuat bahan-bahan basah tetapi tidak sampai berlebihan dan terbuang.</p>
<p><strong>Penggunaan Pupuk Bokashi untuk Padi, Palawija dan Sayuran</strong></p>
<p>Bahan bokashi sangat banyak terdapat di sekitar lahan pertanian, seperti misalny jerami, pupuk kandang, rumput, pupuk hijau, sekam padi, sebuk gergaji, dan lain-lain.</p>
<p>Semua bahan organik yang akan difermentasi oleh mikroorganisme frmentasi dalam kondisi semi anaerobik pada suhu 40-500 C.  Hasil fermentasi bahan organik berupa senyawa organik mudah diserap oleh perakaran tanaman.</p>
<p><strong>a.  Cara penggunaan secara umum :</strong></p>
<p>- 3-4 genggam bokasi (150-200 gram) untuk setiap mtr persegi tanah disebar marata diatas permukaan tanah.  Pada tanah yang kurang subur dapat diberikan lebih.</p>
<p>- Untuk mencampurkan bokashi ke dalam tanah, tanah perlu dicangkul/bajak. Penggunaan penutup tanah (mulsa) dari jerami atau rumput-rumputan kering sangat dianjurkan pada tanah tegalan.  Pada  tanah sawah pemberian bokashi dilakukan sebelum pembajakan tanah.</p>
<p>- Biarkan bokashi selama seminggu, setelah itu baru bibit ditanam.</p>
<p>- Untuk tanaman buah-buahan, bokasi diebar merata dipermukaan tanah/perakaran tanaman dan siramkan 3-4 cc EM-4 perliter air setiap minggu sekali.</p>
<p><strong>b. Cara penggunaan secara khusus:</strong></p>
<p>- Bokashi jerami dan bokashi pupuk kandang baik dipakai untuk melanjutkan fermentasi penutup tanah (mulsa) dan bahan organik lainnya di lahan pertanian juga banyak digunakan pada tanah swahkarena ketersediaan bahan yang cukup.</p>
<p>- Bokashi jerami dan bokashi pupuk kandang  baik dipakai untuk pembibitan/ menanam bibit yang masih kecil.</p>
<p>- Bokashi expres baik digunakan sebagai penutup tanah (mulsa) pada tanaman sayur dan buah-buahan.</p>
<p><em>Sumber: deptan.go.id</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.mickdonald.com/teknik-pembuatan-bokashi.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Merangsang Pembungaan Pohon Anggur</title>
		<link>http://www.mickdonald.com/merangsang-pembungaan-pohon-anggur.html?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=merangsang-pembungaan-pohon-anggur</link>
		<comments>http://www.mickdonald.com/merangsang-pembungaan-pohon-anggur.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 31 Jul 2011 06:45:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mick</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pertanian]]></category>
		<category><![CDATA[anggur]]></category>
		<category><![CDATA[pembuahan]]></category>
		<category><![CDATA[pembungaan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.mickdonald.com/?p=13</guid>
		<description><![CDATA[Tanaman anggur yang sudah berumur setahun sudah dapat mengeluarkan bunga. Secara umum anggur dapat berbuah 2 kali setahun. Anggur dalam pot lebih mengutamakan keindahannya, sehingga adanya buah hampir sepanjang tahun lebih utama dari pada jumlah buah yang dihasilkan. Untuk membungakan anggur, yang terpenting adalah pemangkasan. Waktu pemangkasan untuk tanaman anggur biasanya bulan Maret – April [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tanaman anggur yang sudah berumur setahun sudah dapat mengeluarkan bunga. Secara umum anggur dapat berbuah 2 kali setahun. Anggur dalam pot lebih mengutamakan keindahannya, sehingga adanya buah hampir sepanjang tahun lebih utama dari pada jumlah buah yang dihasilkan.<span id="more-13"></span></p>
<p>Untuk membungakan anggur, yang terpenting adalah pemangkasan. Waktu pemangkasan untuk tanaman anggur biasanya bulan Maret – April dan Juli – Agustus. Untuk anggur dalam pot supaya buah selalu ada hampir sepanjang tahun, pemangkasan dilakukan bertahap 3 kali (misalkan bulan April, Juni dan Agustus) dengan membagi cabang atau ranting menjadi 3 bagian dan dilakukan penggiliran pemangkasan.</p>
<p>Sehingga panen buahnya sekitar bulan Agustus, Oktober dan Desember. Pemangkasan dilakukan pada ujung anak ranting yang masih berwarna kehijauan dan membuang seluruh daun, sehingga tanaman menjadi gundul.</p>
<p>Tiga minggu sebelum pemangkasan tanaman diberi pupuk NPK sebanyak 2 sdm di sekeliling batang. Kalau pemangkasan kita anggap sebagai hari H, berarti pemupukan adalah H-21. Panen dapat dilakukan pada H+10.</p>
<p>Untuk lebih membantu keluarnya bunga, bisa juga ditambah dengan perlakuan stres air. Sejak sebulan sebelum pemangkasan (H-30) sampai dengan 4 hari sebelum pemangkasan (H-4) tanaman tidak diberi air atau dikurangi seminimal mungkin, asal tanaman tidak mati kekeringan. Kemudian 3 hari sebelum pemangkasan (H-3) tanaman kembali disiram dengan air sampai 5 hari sebelum panen (H+105). Tanaman anggur kembali disiram pada 4 hari sebelum panen (H+106) sampai kalau kita ingin memangkas kembali.</p>
<p>Pemupukan lewat daun juga dapat membantu terbentuknya bunga pada tanaman anggur. Semprotkan pupuk Gandasil D pada 5 hari sesudah pemangkasan (H+5) tiap 5 hari sekali untuk merangsang pembentukan daun baru. Gandasil D adalah pupuk lengkap dengan komposisi yang merangsang pertumbuhan daun. Pada saat daun mulai muncul (H+20), semprotkan Gandasil B dengan dosisi sesuai anjuran pada kemasannya. Gandasil B adalah pupuk lengkap dengan komposisi yang diperuntukkan merangsang pembentukan bunga dan buah.</p>
<p>Untuk Lebih jelasnya perlakuan terhadap tanaman anggur agar bisa berbuah dapat dilihat pada skema/jadwal di bawah ini:</p>
<p><code><br />
Hari H-30 ---> Stop penyiraman ------> H-30 s.d. H-2</p>
<p>Hari H-21 ---> NPK 2 sdm</p>
<p>Hari H-3 ----> Siram --------------- > H-3 s.d. H+65</p>
<p>Hari H ------> Pangkas ------------- > Bulan 4, 6, dan 8</p>
<p>Hari H+5 ----> Semprot Gandasil D</p>
<p>Hari H+10 ---> Semprot Gandasil D</p>
<p>Hari H+15 ---> Semprot Gandasil D</p>
<p>Hari H+20 ---> Semprot Gandasil B</p>
<p>Hari H+25 ---> Semprot Gandasil B</p>
<p>Hari H+66 ---> Stop penyiraman ----- > H+66 s.d. H+105</p>
<p>Hari H+106 --> Siram --------------- > H+106 dst</p>
<p>Hari H+110 --> Panen<br />
</code></p>
<p>Ranting yang buahnya sudah dipanen, harus diistirahatkan minimal 1 bulan, sesudah itu siap untuk dipangkas lagi agar berbuah kembali.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.mickdonald.com/merangsang-pembungaan-pohon-anggur.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Cara Menanam Anggur Dalam Pot</title>
		<link>http://www.mickdonald.com/cara-menanam-anggur-dalam-pot.html?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=cara-menanam-anggur-dalam-pot</link>
		<comments>http://www.mickdonald.com/cara-menanam-anggur-dalam-pot.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 31 Jul 2011 06:41:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mick</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pertanian]]></category>
		<category><![CDATA[anggur]]></category>
		<category><![CDATA[tabulampot]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.mickdonald.com/?p=11</guid>
		<description><![CDATA[Buah anggur tidak hanya lezat untuk dinikmati, tapi juga indah dipandang. Tanaman yang tumbuh merambat ini sering difungsikan sebagai tanaman pergola. Tanaman ini tidak hanya dapat memberikan naungan, tapi juga buahnya yang bergelantungan sering membuat gemas bagi yang memandang. Yang lebih menggembirakan, dari hasil penelitian para ahli, buah anggur berpotensi sebagai obat jantung dan anti [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Buah anggur tidak hanya lezat untuk dinikmati, tapi juga indah dipandang. Tanaman yang tumbuh merambat ini sering difungsikan sebagai tanaman pergola. Tanaman ini tidak hanya dapat memberikan naungan, tapi juga buahnya yang bergelantungan sering membuat gemas bagi yang memandang. Yang lebih menggembirakan, dari hasil penelitian para ahli, buah anggur berpotensi sebagai obat jantung dan anti kanker. Bahkan penelitian ini menyatakan, buah anggur yang baik sebagai anti kanker adalah varietas anggur eropa yang dapat berproduksi tinggi di Negara kita.<span id="more-11"></span></p>
<p>Bila lahan anda sangat terbatas bahkan untuk membuat pergola sekalipun, menanam anggur dalam pot adalah jalan keluarnya. Selain produksinya cukup baik, tabulampot anggur juga bisa dibentuk sesuai keinginan anda. Dengan demikian selain sebagai hiasan, tanaman ini menjadi tanaman buah yang bermanfaat untuk kesehatan.</p>
<p><strong>Persyaratan dan Persiapan</strong></p>
<p>Untuk memulai bertanam anggur, hal pertama yang dilakukan adalah memilih varietas sesuai lokasi penanaman. Bila lokasi penanaman di daerah dataran rendah ( sekitar 300 m dpl) varietas yang baik dipilih adalah anggur eropa seperti varietas probolinggo biru atau probolinggo putih. Sedangkan untuk dataran tinggi (300-700 m dpl) ditanam anggur amerika selatan misalnya varietas isabella1 Carmant, Brilliant, atau beacon.</p>
<p>Langkah berikut adalah mempersiapkan sarana pertanaman yang diperlukan. Pot yang digunakan bisa terbuat dari semen, tanah liat, potongan drum, kaleng atau pot plastik. Bila pot berbentuk persegi ukuran idealnya 60cm x 60cm x75 cm. untuk pot berbentuk lingkaran, diameternya 60cm dan tinggi 75 cm. dasar pot harus diberi lubang drainase.</p>
<p>Media yang digunakan berupa campuran tanah, pasir dan pupuk kandang dengan perbandingan 1 : 1 : 2. Sebelum media diisikan kedalam pot, pada dasar pot terlebih dahulu ditempatkan pecahan batu bata atau kerikil sungai setinggi 30 cm. Selanjutnya media dimasukkan sampai setinggi 5 cm di bawah mulut pot. Bersamaan penanaman ini jika diperlukan tambahkan pupuk NPK sebanyak 10 gr per pot. Pot bersama medianya sebaiknya diangin-anginkan selama seminggu sebelum ditanami.</p>
<p>Untuk bibit lebih praktis apabila digunakan bibit siap tanam yang dibeli dari pejual bibit. Namun bila anda memiliki tanaman induk, bibit bisa dibuat sendiri dari stek atau cangkok. Stek anggur dipilih dari cabang primer yang berusia 1-2 tahun. Warnanya cokelat dan cabang ini memiliki bulatan bulatan tunas pada kulitnya. Cabang dipotong sekitar 2 cm dari mata tunas bagian pangkal maupun ujung stek. Cabang ini lalu dipotong potong sepanjang 20-30 cm bermata tunas paling sedikit 3 buah. Daun daun yang terbawa juga ikut dibuang. Potongan stek bagian ujung dibuat rata sedangkan bagian bawah lancip. Stek ini boleh ditanam langsung ke dalam pot atau disemai terlebih dahulu di dalam polibag. Cara menanamnya dua mata tunas berada di dalam tanah dan lainnya tersembul di atas permukaan tanah.</p>
<p>Bibit yang baru ditanam atau disemai ditaruh ditempat ternaung. Setelah tanaman terlihat kuat yang ditandai dengan munculnya daun – daun baru, sebanyak 2-3 helai, pot dipindahkan ke tempat terbuka yang cukup sinar matahari. Bersamaan dengan pemindahan ini dibuat tempat rambatan dari besi, kayu, atau bambu. Bentuk rambatan bisa dipilih menyerupai huruf H, huruf T, atau Tangga.</p>
<p><strong>Cara Perawatan</strong></p>
<p>Di samping perhatian dan kasih sayang pemiliknya, anggur juga membutuhkan perawatan rutin. Perawatan yang penting adalah penyiraman, pemupukan, dan pemangkasan. Penyiraman dilakukan dengan menggunakan gembor setiap hari hingga tanaman berumur dua bulan. Anggur membutuhkan air yang banyak tapi jangan sampai tergenang. Karena itu lubang drainase diusahakan selalu berfungsi baik. Setelah berumur lebih dari dua bulan, frekuensi penyiraman dikurangi, cukup dua hari sekali. Pupuk yang digunakan adalah pupuk urea dengan dosis 10 gram per pot. Pemupukan pertama dilakukan saat tanaman berumur 10 hari dan diulangi selang 10 hari berikutnya hingga tanaman berumur 3 bulan. Setelah 3 bulan dosis dan selang pemberian ditingkatkan menjadi 15 gram per pot setiap 15 hari hingga tanaman berumur 6 bulan.</p>
<p>Setalah anggur berumur 6 bulan, pupuk yang digunakan berupa pupuk NPK lengkap. Dosis pemberiannya adalah 10 gram per pot dengan selang waktu pemberian setiap 15 hari.</p>
<p>Pemangkasan Ada dua macam pemangkasan yang dilakukan pada tanaman anggur. Pemangkasan pertama adalah pemangkasan pembentukan tanaman. Pemangkasan ini dilakukan setelah tanaman berumur 6 bulan dengan syarat pertumbuhannya bagus. Bila pertumbuhannya kurang baik, sebaiknya pemangkasan ditunda hingga tanaman terlihat prima. Pertumbuhan yang baik ditandai dengan percabangan kokoh serta daun daun yang hijau dan rimbun.</p>
<p>Pemangkasan pertama dilakukan terhadap cabang primer pada bagian tanaman yang terletak 50 cm dari permukaan tanah. Pada bekas pemangkasan ini akan tumbuh cabang sekunder. Cabang sekunder ini lalu dipotong lagi dan tinggalkan dua cabang primer untuk dirambatkan pada rambatan yang telah tersedia. Satu cabang primer diarahkan ke utara dan cabang lainnya ke selatan. Selanjutnya percabangan ini diarahkan pada bentuk rambatan berupa huruf T, H, atau tangga.</p>
<p>Pemangkasan berikutnya adalah pemangkasan untuk merangsang pembungaan. Pemangkasan ini sebaiknya dilakukan saat anggur sudah berumur setahun yang merupakan saat terbaik untuk dibuahkan. Sebenarnya pada umur 9 bulan anggur sudah belajar berbuah.namun pemunculan buah dini ini sering berpengaruh kurang baik pada kondisi tanaman, jadi sebaiknya dibuang saja.</p>
<p>Pemangkasan untuk merangsang buah dimulai dengan memangkas semua cabang sekunder serta merompes daun-daunnya. Setelah dipangkas, yang terlihat hanya cabang primer dan cabang-cabang sekunder yang runcing-runcing seperti taji. Tanaman tampak gundul tak berdaun. Dari cabang sekunder yang terpotong ini selanjutnya kan muncul tunas-tunas baru bakal cabang tersier.</p>
<p>Sekitar dua minggu setelah pemangkasan dan perompesan, ranting-ranting baru akan bermunculan disertai daun dan sulur. Sulur ini umumnya terbentuk di dekat tangkai daun ketiga, keempat, dan kelima. Dari semua sulur ini cukup dipelihara satu sulur terbaik untuk tumbuh malai bunga yang akan menjadi buah.</p>
<p><strong>Perawatan Buah</strong></p>
<p>Buah anggur tidak seperti buah-buah lainnya yang bisa dibiarkan begitu saja, anggur membutuhkan perawatan khusus. Buah anggur tidak boleh terkena hujan lebat. Bila terlihat tanda-tanda hujan lebat, pot sebaiknya dipindah ke tempat ternaungi, dan dikembalikan ke tempat semula bila hujan reda.</p>
<p>Agar butiran buah besar-besar, dompolan buah perlu dijarangkan. Penjarangan sudah harus dilakukan sejak butiran buah seukuran biji kedelai atau 1,5 bulan setelah dirompes. Cukup sisakan sekitar 40-50% saja. Penjarangan berikut dilakukan setelah butiran buah seukuran biji jagung. Namun penjarangan kedua ini tidak mutlak dilakukan karena hanya bersifat kontrol terhadap buah yang busuk, masih kecil, atau bentuknya tidak normal.</p>
<p>Buah yang mulai membesar juga memerlukan perawatan. Untuk menghindarkan buah dari gangguan hama atau tangan tangan iseng, buah dibungkus dengan kertas koran, kantung semen, atau plastik warna merah. Pembungkusan dilakukan setelah tingkat kematangannya sekitar 10%. Pada ujung bungkus dibuat lubang aerasi agar lalu lintas udara tetap lancar.</p>
<p>Buah yang mulai membesar juga memerlukan perawatan. Untuk menghindarkan buah dari gangguan hama atau tangan tangan iseng, buah dibungkus dengan kertas koran, kantung semen, atau plastik warna merah. Pembungkusan dilakukan setelah tingkat kematangannya sekitar 10%. Pada ujung bungkus dibuat lubang aerasi agar lalu lintas udara tetap lancar.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.mickdonald.com/cara-menanam-anggur-dalam-pot.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

