Setelah bisnis online yang saya rintis selama ini mulai dapat saya nikmati "manisnya", saya mulai mencari usaha lain yang bisa dirintis. Kali ini saya ingin mencoba bisnis di bidang pertanian dan peternakan. Jadi setelah bisnis "di udara", saya ingin bisnis diatas tanah... he..he..
Untuk langkah pertama, saya mencoba beternak ikan lele dumbo. Saat ini saya masih gunakan 1 kolam saja. Ukuran kolam tersebut 3,5 x 8 meter. Tidak besar kok. Ini tahap belajar.
Tanggal 27 Januari 2009 yang lalu saya memasukkan ikan ke kolam. Jadi saat menulis posting ini sudah sekitar 23 hari ikan lele saya ada di kolam. Asyik juga... usaha yang satu ini.
Anda punya pengalaman beternak lele dumbo ? silahkan bagi-bagi pengalaman disini.
Asyiknya Beternak Lele
Satu Rahasia Penting Untuk Sukses Menjual
Jika anda menggunakan internet untuk menjual produk tertentu dan anda ingin sukses dalam penjualan anda tersebut, maka tidak bisa tidak ada satu hal yang harus anda sentuh pada diri calon pembeli anda. Yaitu emosi.
Disadari atau tidak, kebanyakan manusia mengambil keputusan (terutama dalam memutuskan memberi sesuatu), lebih banyak dipengaruhi oleh emosi. Maka sebaik apapun produk yang anda jual, jika anda tidak mampu menyentuh sisi emosi dari calon pembeli (pengunjung web anda) akibatnya anda akan sulit untuk mendapatkan keuntungan yang memadai.
Lalu bagaimana cara menyentuh sisi emosi calon pembeli anda melalui web? Jawabannya adalah melalui sales letter web anda. Terutama sekali pada bagian "headline".
Saya langsung saja ke contoh kasus.
Ada dua orang pemilik website yang menjual produk melalui webnya.
Pemilik website pertama menjual produk A, pemilik website kedua juga menjual produk A. Jadi mereka menjual produk yang sama. Tetapi ada hal yang sangat berbeda pada hasil yang mereka peroleh.
Pemilik website pertama mampu menjual 500% lebih tinggi dari pemilik website kedua walaupun dengan harga yang lebih mahal.
Rahasianya, karena pemilik web pertama mampu menyentuh emosi calon pembeli, sedangkan pemilik web kedua tidak.
Ternyata pemilik web kedua memiliki sales letter seperti ini.
Headline utama: "Obat Terbaru Untuk Mengobati Jerawat Di Wajah"
Sub-headline: "Mengandung 100% bahan alami Indonesia"
Nampak kaku bukan. Sales letter yang digunakan lebih mirip pengumuman dan tidak berusaha untuk menyentuh emosi calon pembeli.
Lalu, pemilik website pertama memiliki sales letter seperti ini.
Headline utama: "Wujudkan Kejelitaan Wajah Anda Dan Temukan Kembali Rasa Percaya Diri Anda Dengan Wajah Ayu Tanpa Masalah Jerawat Hanya Dalam 3 Hari, Di jamin"
Sub-headline: "Solusi terkini yang akan mengembalikan keremajaan anda, pertahankan kemudaan serta mencerahkan wajah anda tanpa efek samping. Impian untuk menaklukkan hati pria pujaan anda akan menjadi kenyataan. Silahkan baca setiap baris tulisan dibawah ini. Atau anda akan menyesal seumur hidup jika anda meninggalkan halaman ini.
Nah, disini bisa anda lihat perbedaan headline sales letter yang menggugah emosi dan headline sales letter yang kaku. Mana yang lebih menggugah dan dipedulikan orang, informasi produk yang terbaru dan 100% alami atau informasi tentang manfaat luar biasa yang akan mereka dapat dari sebuah produk dan tanpa efek samping.
Perlu diingat dan dipraktekkan, bahwa bagian yang paling penting untuk menarik perhatian pengunjung web adalah headline dan sub-headline. Anda hanya butuh waktu beberapa detik untuk membuat pengunjung web anda memutuskan membaca keseluruhan sales letter anda atau keluar dari website anda.
Karena itu, jika web anda bertujuan untuk menjual, buatkan headline yang sangat menyentuh emosi. Fokus pada manfaat, bukan pada future.
Selamat mencoba dan semoga sukses.



